| « October 2008 » |
|---|
| | | | |
|---|
| | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |
Online Now:
0 Online.
Robots: 0
0 Online.
Guests: 1
Total: 1
Last 20 Users:
baguezlucifer,
bufefibi,
cabalist01,
darwisHeadbangeR,
DILA ALID,
DyslexiaMartyr,
jibroil,
killbabykill,
latif karbala,
maksruev,
maniac_kangkung,
maschayur,
Sergey_Semyorkin87,
swetapush,
Tris Now Setiawan,
wenzrawk,
wewe gombel,
wmikarika21
Last Registered Users:bufefibi, wmikarika21, maksruev, DILA ALID, wewe gombel, swetapush, maschayur, latif karbala, DyslexiaMartyr, jibroil
|

|
 |
 |
| 31.10.2008 |
 |
 |
|
| ebook gratis ; naskah asli novel apostolik |
|
"membayangkan orang akan me-request ebook naskah asli apostolik sedikit membuat saya ragu, namun akhirnya termentahkan saat saya harus kewalahan melayani pesanan via email. pada hari pertama saya menaruh pesan di bulletin board friendster saja sudah hampir mencapai seratus orang yang memesan. terima kasih buat teman-teman yang langsung merespon. harapan saya bahwa info tentang ebook gratis ini akan disebarluaskan oleh teman-teman yang lain sehingga sedikit kepenatan dan kecapekan saya dalam membuat novel ini akan terobati. sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih..." yy klepto opera ; penulis novel apostolik "saya pernah membaca bagian awal tulisan ini beberapa tahun lalu. dan memilih tidak melanjutkannya. saya merasa masih sangat mudah terpengaruh. sangat-sangat liar dan berbahaya. konteks berbahaya tergantung kepada sampai mana anda mengapresiasi tulisan apostolik tersebut. kembalikan semua yang anda baca kepada hati nurani dan kesadaran berfikir anda. apostolik hanya sebuah filsafat imajiner..." billy [qodam] |
|
|
 |
 |
| 31.10.2008 |
 |
 |
|
| demo tape on yes no wave music |
|
beberapa hari lalu, redaksi apokalip menerima email publikasi tentang sebuah gagasan dan proyek yang menarik dari yes no wave music... [ info@apokalip.com] demo tape on yes no wave music ///// new website about demo tape!!! oi! oi! oi! kami barusan mengembangkan sebuah-semacam blog yang menampilkan lagu-lagu yang merupakan kumpulan demo tape. demo tape di sini tidak hanya menampilkan lagu-lagu dari demo yang dikirimkan ke kami untuk dirilis di yes no wave music saja, akan tetapi juga menampilkan beberapa band yang meminta kami untuk mengomentari lagu mereka atau lagu-lagu yang kami suka yang kami dapatkan di myspace, torrent, cd, pertukaran lagu melalui flashdisk dan dari bebagai sumber lainnya... |
|
|
 |
 |
| 21.10.2008 |
 |
 |
|
| goodbye peterpan |
|
ingatan saya langsung tertuju pada sebuah kliping artikel hukum saat nonton siaran langsung konser terakhir peterpan di salah satu stasiun tivi swasta, 19 oktober lalu. fyi, malam itu adalah konser tunggal terakhir ariel dkk dengan nama peterpan. mulai tahun depan mereka gak boleh pake nama peterpan lagi dan kabarnya akan eksis dengan nama band yang baru. ini konsekuensi dari sengketa di antara para personil lama peterpan [ariel dkk vs andhika dkk]. malam itu mungkin suatu konser terakhir yang tidak pernah mereka harapkan... sengketa soal hak penggunaan nama band memang sudah sering terjadi di negeri ini. gak cuma pada band mainstream aja, band indie pun pernah mengalaminya. awalnya pas mulai nge-band memang baik-baik saja. lalu mulai sukses, trus buntutnya jadi ribut. timbul perpecahan personil yang berujung saling klaim, saling menjatuhkan. mau contoh?! selain kasus peterpan tadi, pernah ada sengketa juga pada slank [bimbim-kaka vs bongky-indra-pay], ratu, caramel, aaarrgghh, betrayer, rotten corpse, serta sederet band bermasalah lainnya... ya, memang tidak ada yang pernah menduga atau mengharapkan bakal ada masalah pelik di dalam internal band. sebuah artikel yang pernah saya baca berjudul 'perspektif hukum dalam terhadap pembentukan grup band' dari sebuah firma hukum mungkin bisa mengantisipasi hal-hal seperti itu. isinya konsep ideal tentang perjanjian band, pentingnya nama band, dan struktur band. artikel tersebut sudah ada di situs apokalip, di rubrik esai & opini. silahkan cek aja di sini... |
|
|
 |
 |
| 20.10.2008 |
 |
 |
|
| Selamat Datang Album Gratis |
|
Belakangan ini semakin banyak musisi yang menggratiskan album mereka. Apakah langkah ini akan mematikan industri musik atau sebaliknya justru akan menyelamatkannya? Di Indonesia, band papan atas Naif menggratiskan album terbarunya, ”Let’s Go!!”, sekitar April lalu. Naif melepas begitu saja album yang diproduksinya sendiri dan menyilakan publik merekam ulang bahkan menyebarkannya tanpa membayar uang sepeser pun. ”Kalau lagu itu digunakan untuk kepentingan bisnis, kami hanya berharap penggunanya memberi tahu kami,” ujar Mohammad Amil Hussein atau biasa dipanggil Emil, pemain bas merangkap manajer Naif, Kamis (28/8) di Jakarta. Album tersebut, kata Emil, telah diperbanyak dan diedarkan secara gratis oleh sebuah majalah musik ternama di Indonesia. Di luar itu, dia tidak tahu pihak mana lagi yang telah memperbanyaknya. Pasalnya, lagu-lagu dalam album itu sudah beredar di internet dan diunduh banyak orang. Selain Naif, grup cadas asal Bandung, Koil, menggratiskan album ketiganya, ”Blacklight Shines On”. Manajemen Koil sengaja mencetak 50.000 keping CD dan membagi-bagikannya kepada penggemar. ”CD yang tersisa di tangan saya tinggal 7.000 keping. Sebentar lagi akan saya bagi-bagikan sampai habis,” ujar Santi Yasfini Z, Personal and Business Manager Koil, Jumat (29/8) di Jakarta. Bulan Agustus ini, grup indie The Upstairs juga menggratiskan mini albumnya, ”Kunobatkan Jadi Fantasi”. Album berisi enam lagu itu diedarkan ke publik melalui situs www.yesnowave.com. Pengguna internet kemudian dapat mengunduhnya tanpa bayar sepeser pun... |
|
|
 |
 |
| 18.10.2008 |
 |
 |
|
| surat kepada manajemen metallica [1993] |
|
for attention: mr. jake berr production manager, metallica
date: 22nd march 1993
dear jake, to reiterate our conversation of yesterday and in reply to your fax, i submit the following answers to your questions:
q: can the band spit onstage? a: emphatically no. spitting is an offence in singapore and is a punishable one at that. (...) if it is a situation that has become a degree habitual, then all i can say is to please exercise some constraint and if they absolutely must, exit the stage right or left, get rid of the offending problem and return to the performance.
q: can the band use swear words e.g. fuck? a: please no. not if they can possibly help it. (...) in particular i must put the emphasis on the ever popular phrase of "mother-fucker". at all costs endeavor to avoid this. any reference to the word "mother" in this society must be with the utmost reverence. what they say and do in the privacy of their hotel rooms, dressing rooms, catering rooms, etc. is entirely their business, however when they are up there on stage and have at least 7500 adoring fans hanging on every word and the press in attendance, it would be appreciated if the more colorful adjectives were given a rest for the evening and replaced with something a little less crass... |
|
|
 |
 |
| 18.10.2008 |
 |
 |
|
| lentera jiwa |
|
banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin redaksi metro tv. memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena pecah kongsi dengan surya paloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidak menyenangkan. mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi, dengan power yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita, tiba-tiba saya mengundurkan diri.
dalam perjalanan hidup dan karir, dua kali saya mengambil keputusan sulit. pertama, ketika saya tamat stm. saya tidak mengambil peluang beasiswa ke ikip padang. saya lebih memilih untuk melanjutkan ke sekolah tinggi publisistik di jakarta walau harus menanggung sendiri beban uang kuliah. kedua, ya itu tadi, ketika saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari metro tv.
dalam satu seminar, rhenald khasali, penulis buku change yang saya kagumi, sembari bergurau di depan ratusan hadirin mencoba menganalisa mengapa saya keluar dari metro tv. andy ibarat ikan di dalam kolam. ikannya terus membesar sehingga kolamnya menjadi kekecilan. ikan tersebut terpaksa harus mencari kolam yang lebih besar... |
|
|
 |
 |
| 16.10.2008 |
 |
 |
|
| Apokalip - Digitalisasi Iman Yang Tetap Berdansa Di Akhir Dunia |
|
Judul ; Apokalip - Digitalisasi Iman Yang Tetap Berdansa Di Akhir Dunia Desain ; Sandi Aji & Yoda Tanggal ; 18 Juni 2008 Produksi ; belum, segera dirilis!... Stori ; Ini desain kaos Apokalip yang akan segera dirilis dalam waktu dekat. Cukup banyak yang suka dengan desainnya. Ada beberapa produsen kloting yang tertarik merilisnya. Desain masih berasal dari gambaran tangan Sandi Aji yang kemudian diolah sedikit oleh Yoda. Gambarnya agak absurd dengan nuansa fiksi ilmiah yang kental. Campuran gaya tradisional dan modern. Perpaduan antara robot, alien, cyborg, atau mahluk antah berantah. Mungkin juga semacam pesawat luar angkasa atau mesin cuci masa depan?! Makanya kami biarkan dalam sentuhan hitam-putih tanpa warna-warna yang mencolok agar tetap misterius. Entah kenapa, kami jadi semakin doyan dengan isu-isu yang menyerang iman dan keyakinan - dalam bentuk gambar maupun kalimat. Hingga akhirnya desain ini kami maknai sebagai 'digitalisasi iman yang tetap berdansa di akhir dunia'. Sekedar reaksi sarkastik terhadap pemujaan tehnologi yang kayaknya masih akan berlangsung lama, mungkin sampai akhir masa dunia... Catatan ; Sandi Aji adalah desainer alias tukang gambar favorit kami. Senjata utamanya adalah pena hitam biasa dan buku kotak-kotak. Gambaran tangannya memang selalu khas dengan nuansa absurd serta sulit untuk dideskripsikan. Sejumlah karyanya sudah sering kami pakai di halaman situs Apokalip. 'Menggambar semaunya sendiri', itu mungkin nama gaya yang pas untuk aliran seni yang dia yakini sampai saat ini... |
|
|
 |
 |
| 16.10.2008 |
 |
 |
|
| Apokalip - Merekonstruksi Keyakinan |
|
Judul ; Apokalip - Merekonstruksi Keyakinan Desain ; Sandi Aji & Yoda Tanggal ; 16 Juni 2008 Produksi ; Razor Merchandising Stori ; Ini adalah kaos perdana Apokalip yang dirilis secara resmi dan dijual untuk umum. Desain dasarnya adalah gambar tangan rekan baik kami, Sandi Aji. Untuk setting dan pewarnaan dikerjakan oleh Yoda. Kaos ini diproduksi oleh Razor Merchandising dan digarap di studio HR Prodction [Surabaya]. Mulai dirilis ke pasaran sejak bulan Ramadhan 1429H melalui mail-order dan distro lokal. Desain depannya cukup ampuh dan menarik dengan tagline sakti 'Merekonstruksi Keyakinan'. Kalimat itu hanya sebuah ajakan untuk membangun semangat baru. Mempertanyakan apa yang telah ada. Membongkar puzzle kemapanan yang kadangkala membingungkan. Lalu menyusunnya kembali menjadi satu bangunan yang lebih kuat. Entah itu selera, gairah, persepsi, atau bahkan keyakinan. Embrace new faith. Sementara untuk desain belakangnya kami agak bingung pada awalnya, agak sulit mencari konsep desain yang pas. Sampai akhirnya diputuskan untuk menuliskan alamat url Apokalip saja di bagian belakang kaos tersebut. Catatan ; Produk ini bisa didapatkan melalui mail-order di situs http://www.razor-merch.com/, atau pembelian langsung di distro Massroem dan Revolver 99 untuk wilayah kota Malang. Warna kaos dark brown. Tersedia dalam ukuran M & L. |
|
|
|
|